-->

Rp. 3.165.519.- Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 Lengkap SK Pdf

Palembang City Minimum Wage (UMK) 2020
Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 - Mengalami kenaikan sebesar 8.51 % dari Upah tahun sebelumnya, hal ini berlandaskan pada SK Gubernur Sumsel. Surat Keputusan tersebut telah di sahkan pada tanggal 19 November 2019 di Palembang. 

Apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni Rp 2. 917. 260.-, Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 hadapi peningkatan lumayan signifikan.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Palembang, Bapak Edison berkata “kebijakan ini mengacu pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 666/ KPTS/ Disnakertrans/ 2018.

Menurut beliau ;
“Peningkatan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 ini diberlakukan guna meningkatkan pemasukan kepada rakyat kota Palembang yakni kesejahteraan dan memajukan kinerja.”
Pemberian upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) diwajibkan untuk di realisasikan untuk kesejahteraan Karyawan, dimana Keputusan ini akan di berlakukan di awal 2020. terhitung 1 Januari 2020 yakni sebesar Rp 3. 165. 519.” katanya.

Sanksi Tidak Mengikuti Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Dalam pelaksanaannya, Pengusaha diberikan penangguhan sepanjang 3 bulan yakni setelah melakukan ajuan penangguhan.“Tetapi bukan berarti lepas tanggung jawab. Misalnya industri itu dikarenakan mengalami pailit kemudian mengajukan penangguhan 3 bulan, setelah itu wajib dibayar sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Edison menegaskan, berlandaskan pada undang- undang ketenagakerjaan no 13 tahun 2003, untuk pemberi kerja yang tidak membagikan upah sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020, akan dikenakan sanksi yakni Sanksi kurungan 1 hingga 4 tahun serta denda Rp. 100 juta–Rp. 400 juta.

Bila industri tidak mempraktikkan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020, karyawan dipersilakan buat pengaduan ke Disnaker Kota Palembang, akan tetapi akan dilakukan pengamatan  dahulu perihal keadaan finansial industri yang bersangkutan.“Memperoleh kesejahteraan ialah hak karyawan, hingga bila perusahaannya sanggup sepatutnya membagikan upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020”.

Dalam Hal penyampaian Walikota Palembang Harnojoyo berkata “Disnaker Palembang diharapkan bisa melaksanakan monitoring industri yang tidak membagikan upah layak kepada pegawainya. Karena, kesejahteraan warga Palembang mendesak perkembangan pembangunan di Palembang juga akan berdampak merendahkan angka kriminalitas”.

“Dinas yang terlibat bisa memonitor, untuk menyampaikan imbauan kepada pemberi kerja,” imbuhnya. Terkait peningkatan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020, diperkirakan kurang lebih sama dengan hasil konvensi peningkatan ialah naik 8, 51%.

Dasar Perhitungan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Peningkatan ini di perhitungkan atas dasar ataupun ditandai dan dikisarkan dari  inflasi nasional 3, 41% serta PDB 5, 1%. Di mana Inflasi 3, 39% dengan PDB 5, 12% hingga sama dengan hasilnya 8, 51%. 

Pimpinan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Palembang Gordon berkata peningkatan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 ialah tantangan tiap tahunnya untuk pengusaha. 

Teamnya berharap peningkatan upah pada 2020 bisa memacu produktifitas buruh buat bisa berdaya saing. Bersumber pada Surat Keputusan (SK) Gubernur no 666/ KPTS/ Disnakertrans/ 2018, Upah Minimum Kota( UMK) Palembang diresmikan Rp 3. 165. 519.

Perselisihan Pemberian Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda didampingi Kabid Ketentuan Kerja Pengupahan serta Jamsos, Penyelesaian Perselisihan Ikatan Industrial pada Dinas Ketenagakerjaan Kota Palembang, Fahmi Fadillah Hatta berkata, pemberlakuan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 sesuai dengan SK Gubernur itu mulai diberlakukan terhitung semenjak 1 Januari 2020, kemudian.

Terdapat ribuan industri di Kota Palembang yang wajib dipantau oleh Disnaker perihal pemberian upahnya, terkhusus industri yang sanggup. Bila sanggup tetapi tidak berikan upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020, maka akan diberlakukan sanksi pidana.

Salah seseorang karyawan di salah satu industri di Kota Palembang, Shinta berkata, pemberian upah sesuai Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 belum diberikan oleh industri tempatnya bekerja. Apalagi, upah yang diresmikan tiap bulannya jauh di dasar standar dikala ini, ini adalah termasuk motif perselisihan yang akan terjadi di kemudian hari.

Pertimbangan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan 

Terkait pertimbangan Surat Keputusan Nomor : 665/KPTS/DISNAKERTRANS/2019 Tentang Upah Minimum Kota Palembang Tahun 2020 ;

Yakni dalam peningkatan income pada pekerja/buruh dan kesejahteraan masyarakat guna memicu peningkatan peran kerja, serta Dewan Pengupahan Kota Palembang, dmna telah melakukan perhitungan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 berdasarkan tingkat inflasi Nasional dan ekonomi Produk Domestik Bruto dan dengan pertimbangan dasar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kota Palembang.

Yakni hasil daripada rapat Dewan Pengupahan Kota Palembang sebagaimana Berita Acara tertanggal 28/10/2019 Nomor 561/1149/Disnaker/2019 disepakati besaran Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 serta ditindaklanjuti dengan Surat Walikota Palembang kepada Gubernur Sumatera Selatan melalui Ketua Dewan Pengupahan Provinsi  Sumatera Selatan tertanggal 1/11/2019 Nomor 561/00381/Disnaker/2019.

Bahwa kemudian sesuai aturan pasal 89 ayat (3) Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 perihal ketengakerjaan, Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 ditetapkan oleh Gubernur dengan berdasarkan rekomendasi daripada Bupati/Walikota.

Dan berdasarkan pertimbangan daripada yang dimaksud dalam huruf a, b dan c, diperlukan untuk menetapkan Keputusan Gubernur tentang Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020.

Ketetapan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan terkait Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Upah Minimum Kota (UMK) Palembang Tahun 2020 resmi ditetapkan dengan nilai sebesar Rp. 3.165.519.- (tiga juta seratus enam puluh lima ribu lima ratus sembilan belas rupiah) per bulan dengan ketentuan mendasar yakni 7 (tujuh) jam kerja 1 hari dan atau 40 (empat puluh) jam kerja dalam 1 minggu.

Dimana jika pengusaha telah memberikan upah di atas standar Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020, di tegaskan untuk tidak menurunkan upahnya yang sudah diatur dalam pasal 10 ayat (3) 

Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 15 tahun 2018 tentang Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Ketetapan ini diberlakukan sejak tanggal 1/1/2020 dengan dasar segalanya akan berubah dan direvisi kembali sebagaimana baiknya manakala jika suatu saat terdapat kelalaian dalam keputusan ini.

Keputusan Penetapan Surat perihal Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 di tandatangani oleh Gubernur Sumatera Selatan pada tanggal 19 November 2019 di Kota Palembang.

Tebusan Surat Keputusan Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Tebusan Surat Keputusan disampaikan kepada :
  • Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia di Jakarta
  • Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia di Jakarta
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Selatan di Palembang
  • Walikota Palembang di Palembang
  • Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang di Palembang
  • Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Palembang di Palembang
  • Ketua Dewan Pengupahan Provinsi Sumatera Selatan di Palembang
  • Ketua Dewan Pengupahan Kota Palembang di Palembang

Lampiran Surat Keputusan Format PDF Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020

Berikut adalah lampiran file format Pdf yang akan menjadi pedoman bagi pengusaha dan pekerja masyarakat Sumatera Selatan terkhusus Kota Palembang terkait Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020.

Penutup

Demikianlah penyampaian terkait Upah Minimum Kota (UMK) Palembang 2020 Lengkap SK Pdf, semoga para pengusaha dapat merealisasikan dasar nominl yang telah ditetapkan oleh Gubernur dalam surat Keputusannya.
Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...

LihatTutupKomentar