-->

Tips Menjawab Pertanyaaan Interview Tentang Berapa Gaji Yang Diharapkan

Tips for Answering Interview Questions “What is Your Expected Salary”
Gaji yang diharapkan - Pertanyaan interview ini bukanlah pertanyaan yang asing bagi anda, baik pelamar freshgraduate maupun berpengalaman, lisan atau tertulis, kerap sekali mendapatkan pertanyaan tersebut.

Namun jika seandainya pertanyaan “berapa gaji yang diharapkan” tidak anda dapatkan, bagaimana? pada tahap terakhir jika anda sudah mengikuti semua tahapan, dan anda diterima, maka itu wajib anda tanyakan untuk kenyamanan anda bekerja kelak. 

Setiap perusahaan tentu memiliki standard gaji yang mereka anggarkan untuk posisi-posisi tertentu, bisa sekitar UMK atau di atas UMK, atau bahkan ada yang masih di bawah UMK.
Kadang kala pertanyaan tersebut jika anda menjawab gaji yang tinggi membuat anda khawatir akan di anggap kandidat pelamar yang terlalu memiliki harapan gaji yang terlalu tinggi, akibatnya tidak termasuk kualifikasi perusahaan, atau jika anda menjawab di bawah standard, khawatir akan di anggap terlalu murah, dan dianggap anda tidak memiliki harga terhadap diri anda. Dilema bukan ? 😃

Lantas, bagaimana sebaiknya anda menjawab pertanyaan interview dari “berapa gaji yang diharapkan” tersebut agar baik dan tepat ? Anda bisa memahami informasi sebagai berikut ;

Gaji Yang Diharapkan Untuk Seorang Fresh Graduate (lulusan baru)

Jika anda adalah seorang fresh graduate (lulusan baru) dan tidak memiliki pengalaman apapun di dunia kerja, anda harus realistis untuk menjawab pertanyaan terkait gaji yang diharapkan.

Karena ingat selain anda ingin mendapatkan income atas apa yang anda kontribusikan kelak, anda juga harus sadar akan kebutuhan anda dalam pengalaman, itu sangat akan membantu jika suatu saat anda ingin mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang lebih layak lagi.

Yaaa, anda butuh “P E N G A L A M A N”, anda masih muda jangan tunda waktu anda hanya untuk mencari perusahaan yang ingin memberikan anda gaji yang tinggi, karena kedepan akan semakin tinggi tingkat persaingan dalam dunia recruitment karyawan, dan biasanya yang memiliki pengalaman yang baik, akan diprioritaskan.

Untuk anda yang lulusan baru, anda bisa menjawab seperti ini ;
“Maaf pak/buk, saya menyadari mungkin kontribusi yang akan saya berikan kepada perusahaan kelak tidak lah seperti mereka yang berpengalaman, dan saya tidak memiliki jumlah gaji yang diharapkan secara khusus, mungkin bisa sekitar UMK minimal atau di bawah UMK jika itu pantas dan layak, saya yakin perusahaan memiliki gaji yang standard untuk posisi ini, saya mengikuti standard gaji perusahaan saja pak/buk".
Cara menjawab dari “berapa gaji yang diharapakan” diatas menunjukan anda benar membutuhkan pekerjaan tanpa menyalahkan harapan dari seoarang HRD/User. 

Sekali lagi saya mengingatkan anda, jika anda seorang lulusan baru, maka kurang elok untuk negosiasi gaji yang diharapan dengan menyebutkan gaji yang tinggi, karena yang anda butuhkan adalah pengalaman.

Setelah anda matang di perusahaan itu, maka gaji anda akan mengikuti beban tanggung jawab anda kelak, tapi bagaimana jika perusahaan tidak menaikan gaji anda, sementara anda merasa sudah seharusnya memiliki kenaikan gaji, barulah anda mulai berfikir untuk mencari perusahaan yang lebih memikirkan nilai anda, jangan buang waktu anda dengan perusahaan yang hanya ingin besar tapi tidak memikirkan kesejahteraan anda. 

Dengan pengalaman yang dimiliki, anda akan semakin yakin untuk melamar di perusahaan lain, barulah anda bisa negosiasi dengan perusahaan baru terkait gaji yang diharapkan. Inilah yang saya maksud anda harus realistis. 

Gaji Yang Diharapkan Untuk Seorang Kandidat Berpengalaman

Jika anda adalah kandidat yang berpengalaman bekerja khususnya di posisi yang anda lamar tersebut minimal 2 tahun, ketika ditanyakan mengenai gaji yang diharapkan, maka anda berhak untuk negosiasi dan mengetahui langkah langkah persiapan berikut ;
  • Memastikan Jabatan Di Level Apa, Anda harus memastikan jabatan anda pastinya apakah level staff atau supervisor,dan selanjutnya. Ini bisa anda tanyakan langsung kepada HRD/User saat interview, atau anda juga bisa membaca ulang undangan atau iklan yang di posting terlebih dahulu tepatnya undangan untuk posisi apa dan level apa, baru kemudian sesuaikan dengan gaji yang diharapkan.
  • Cari Tahu Untuk Range (Kisaran) Gaji Posisi Yang Dilamar, Anda harus bijak dan mengetahui range gaji posisi yang anda lamar, jangan sampai level staff, kemudian anda ajukan gaji yang di harapkan pada level supervisor atau manajer, itu tidak mungkin, maka anda harus menyesuaikan jabatan yang anda lamar, jika tidak ingin membuat HRD/User illfeel dengan anda 😊, anda bisa mencari tahu di internet, atau anda bisa menanyakan langsung kepada HRD/User bocoran untuk posisi ini, dengan catatan anda merasa bahwa perusahaan tersebut sudah kemungkinan besar menerima anda, saya fikir tidak ada salahnya menanyakan bocoran dari HRD/User, karena banyak perusahaan yang tidak memberikan gaji yang seragam meski memiliki pada posisi dan tanggung jawab yang sama, melainkan berdasarkan negosiasi keduabelah pihak.  
  • Cari Tahu Untuk Penempatan Kerja Untuk Menyesuaikan Gaji yang diharapkan, Ini penting, karena saat anda bekerja kelak, tentu anda ingin nyaman bukan, baik dari pendapatan maupun medan kerja anda nantinya, jika di luar daerah/kota, maka anda perlu pertimbangkan dengan income/gaji, jangan sampai gaji anda hanya cukup menghabiskan untuk biaya hidup saja, dari itu sesuaikan gaji yang diharapkan dengan lokasi penempatan.
  • Benefit & Fasilitas Mendukung Gaji Yang Diharapkan, Maka anda perlu menanyakan benefit dan fasilitas apa saja yang anda dapat kelak, khawatir gaji yang diberikan sudah all in 😃, jadi berkurang dan tidak sesuai dengan gaji yang diharapkan, dimana jika benefit all in, maka gaji anda akan terkena potongan, seperti uang transport, makan, BPJS., baru kemudian anda sesuaikan dengan harapan gaji yang akan anda sebutkan, dan fasilitas kerja apa yang anda terima, apakah diberikan laptop, motor, ruang kerja yang layak, dan lain sebagainya, fasilitas ini bertujuan untuk kenyamanan anda kerja kelak. 
  • Batasan tugas, Jika misal anda melamar sebagai IT, yang anda kerjain seperti apa nantinya, apakah program, net working, CCTV, atau jadi superman 😄, selanjutnya anda sesuaikan income anda atau gaji yang diharapkan pada beban kerjaan.
  • Jangan Sampaikan “Berapa Saja Saya Terima”, Jika anda adalah seorang berpengalaman dan merasa anda yakin akan diterima, dimana keyakinan tersebut tentunya anda menyimpulkan dari beberapa tahapan yang anda lalui, maka disaat pertanyaan “berapa gaji yang anda harapkan”, jangan pernah menyampaikan “berapa saja saya terima” atau sejenisnya, karena itu akan keliatan sekali anda tidak memiliki harga atas kemampuan anda., benar anda butuh pekerjaan tapi tidak dengan cara penyampaian seperti itu, yang ada anda yang merasa kurang nyaman dan tidak betah nantinya. 
Saran saya jika anda adalah kandidat berpengalaman dan cukup menguasai posisi tersebut, serta anda mengharapkan diterima di perusahaan tersebut, kurang lebih seperti ini ;
“Saya tidak memiliki nominal khusus pak/buk, namun di perusahaan saya sebelumnya dengan posisi jabatan ini, saya mendapatkan 5.5 jt plus bonus yang jumlahnya tidak flat, dan belum di potong dengan BPJS, sebenarnya perihal gaji saya flexibel namun tetap dalam jumlah kompensasi yang pantas, mungkin gaji yang diharapkan di range (kisaran) 5.8 jt – 6.5 jt.” 

Kesimpulan

  • HRD/User bertanya “berapa gaji yang diharapkan” sebenarnya ingin memastikan gaji anda sesuai dengan standar perusahaan atau tidak, jadi berilah kisaran umumnya saja. mereka akan sedikit ragu, jika anda meminta gaji yang spesifik dan minta bonus, karena menentukan bonus tidaklah mudah, so, anda bisa kasih kisaran saja yang flexibel dan wajar untuk gaji yang diharapkan.
  • Bagi anda yang berpengalaman, saat menjawab pertanyaan “gaji yang diharapkan” tersebut, sebaiknya selama proses negosiasi dibawa dengan tenang dan santai saja, jangan sampai kelihatan banget anda itu inferior atau merasa butuh sekali pekerjaan tersebut, meskipun sebenarnya sudah pusing mikirin beli susu anak besok 😄
Berdo’alah yang terbaik untuk anda sebelum interview negosiasi gaji yang diharapkan, anda tidak perlu banyak-banyak meminta untuk sesi ini, cukup minta angka yang anda ajukan tidak di tolak, 😊, dan jika seandainya ditolak maka segera diberikan kekuatan dan keberkahan untuk menerima gaji yang ditawarkan oleh perusahaan, saya fikir itu lebih bijak.😊

Ikhtiar (berusaha semaksimal mungkin), berdoa, dan tawakkal
Pasrah aje deh, dari pada nganggur 😄 hehe ,,, semangat..... Itu saja dulu yaa,,, semoga bermanfa’at dan membantu...
Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh...
LihatTutupKomentar